Tampilkan postingan dengan label Other. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Other. Tampilkan semua postingan

Jumat, Juni 17, 2011

Dalam Islam, Mengkritik Pemerintah Ada Etika-etikanya Sobat

Komplit sudah predikat buruk yang diberikan oleh rakyat negeri tercinta ini kepada para pemerintahnya; mulai dari koruptor, pengecut, tidak adil, tidak peduli wong cilik, suka ingkar janji menurut sebagaian orang. Sebagiannya lagi mengatasnamakan agama dengan mengatakan bahwa pemerintah kita itu zhalim, kafir, thoghut, antek-antek amerika, dan sebagainya.

Para pembaca yang budiman, kalau anda seorang muslim maka perlulah anda tahu bahwa mengkritik dengan niat perbaikan itu merupakan sesuatu yang baik. Bahkan hal ini diperintahkan oleh Nabi kita Shallallahu alaihi wa sallam dalam haditsny, Dari Abu Sa’id Al Khudri -radhiyallahu ‘anhu-, beliau berkata

سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: من رأى منكم منكرا فليغيره بيده، فإن لم يستطع فبلسانه، فإن لم يستطع فبقلبه، وذلك أضعف الإيمان

وفي رواية : ليس وراء ذلك من الإيمان حبة خردل

“Saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda, “Barang siapa di antara kamu yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah dengan hatinya, dan itulah keimanan yang paling lemah.” [HR. Muslim no. 49]

Hadits di atas termasuk juga kemungkaran yang ada pada pemerintah kita.

Akan tetapi butuh untuk dicatat bahwa setiap mengkritik sesuatu memiliki adab-adab dan etika-etika. Mengkritik teman ada etikanya. Mengkritik buku atau karya tulis ada etikanya. Mengkritik pemerintah pun demikian, ada etika-etikanya.

Nah, bagaimana etika-etika itu? Simak baik-baik hadits-hadits berikut ini.

Dari Hudzaifah bin Al Yaman, Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda

يكون بعدي أئمة، لايهتدون بِهداي، ولا يستنّون بِسنتي، وسيقوم فيهِم رجال، قلوبهم قلوب الشياطينِ في جثْمان إِنس. قَال (حذيْفة): قلت: كيف أصنع يا رسول الله إن أدركت ذلك؟ قَال: تَسمع وتطيع للأمير، وإن ضرب ظهرك وأخذ مالك، فاسمع وأطع!

“Akan ada setelahku para penguasa yang tidak melakukan petunjuk-petunjukku dan tidak melakukan sunnah-sunnahku. Dan akan ada diantara mereka orang-orang yang hati-hati mereka adalah hati-hati syaitan yang terdapat di jasad manusia.” Aku (Hudzaifah) berkata, “Bagaimana aku harus bersikap jika aku mengalami hal seperti ini?”

Rasulullah bersabda, “Engkau tetap harus setia mendengar dan taat kepada pemimpin meskipun ia memukul punggungmu atau mengambil hartamu, maka tetaplah untuk setia mendengar dan taat!” [H.R. Muslim dari Shahabat Hudzaifah Ibnul Yaman]

ﺍﷲ، ﺃﺭﺃﻳﺖ ﺇﻥ ﻛﺎﻥ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﺃﻣﺮﺍﺀ ﻳﻤـﻨﻌﻮ ﻧﺎ ﺣﻘﻨﺎ ﻭﻳﺴﺄﻟﻮﻧﺎ ﺣﻘﻬﻢ؟ ﻓﻘﺎﻝ: ﺍﺳﻤﻌﻮﺍ ﻭﺃﻃﻴﻌﻮﺍ ﻓﺈ ﻧﻤﺎ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﻣﺎ ﺣﻤﻠﻮﺍ ﻭﻋﻠﻴﻜﻢ ﻣﺎ ﺣﻤﻠﺘﻢ ﴿ ﺣﺪﻳﺚ ﺻﺤﻴﺢ ﺭﻭﺍﻩ ﻣﺴﻠﻢ

Dari Wail bin Hujr radliyallahu ‘anhu berkata: Kami bertanya : “Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika penguasa kami merampas hak-hak kami dan meminta hak-hak mereka?” Bersabda beliau : “Mendengar dan taatlah kalian pada mereka maka sesungguhnya bagi merekalah balasan amalan mereka dan bagi kalianlah pahala atas kesabaran kalian.” [HR. Muslim dari Wail bin Hujr]

ﻋﻦ ﻋﺒﻴﺪ ﺍﷲ ﺑﻦ ﺍﻟﺨﻴﺎﺭِ ﻗﺎﻝ :ﺃﺗﻴﺖ ﺃﺳﺎﻣﺔ ﺑﻦ ﺯﻳﺪ ﻓﻘﻠﺖ: ﺃﻻ ﺗﻨﺼﺢ ﻋﺜﻤﺎﻥ ﺑﻦ ﻋﻔﺎﻥ ﻟﻴﻘﻴﻢَ ﺍﻟﺤﺪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻮﻟﻴﺪِ، ﻓﻘﺎﻝ ﺃﺳﺎﻣﺔ: ﻫﻞ ﺗﻈﻦ ﺃﻧﻲ ﻻ ﺃﻧﺎﺻﺤﻪ ﺇﻻّ ﺃﻣﺎﻣﻚ؟ ﻭﺍﷲ، ﻟﻘﺪ ﻧﺼﺤﺘﻪ ﻓﻴﻤﺎ ﺑﻴﻨﻲ ﻭﺑﻴﻨﻪُ، ﻭﻟﻢ ﺃﻛﻦ ﻷﻓﺘﺢ ﺑﺎﺑﺎ ﻟﻠﺸﺮ ﺃﻛﻮﻥ ﺃﻥ ﺃﻭﻝ ﻣﻦ ﻓﺘﺤﻪ ﴿ ﺃﺛﺮ ﺻﺤﻴﺢ ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻟﺸﻴﺨﺎﻥ

Dari Ubaidilah bin Khiyar berkata: “Aku mendatangi Usamah bin Zaid radliyallahu ‘anhu dan aku katakan: “Kenapa engkau tidak menasihati Utsman bin Affan untuk menegakkan hukum had atas AlWalid?” Maka Usamah berkata: “Apakah kamu mengira aku tidak menasihatinya kecuali harus dihadapanmu? Demi Allah sungguh aku telah menasihatinya secara sembunyi-sembunyi antara aku dan ia saja. Dan aku tidak ingin membuka pintu kejelekan dan aku bukanlah orang yang pertama kali membukanya.” [H.R. Bukhari dan Muslim dlam shahih keduanya]

ﻋﻦ ﻋﻴﺎﺽ ﺑﻦ ﻏﻨﻴﻢِ ﻗﺎﻝ :ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﷲ : ﻣﻦ ﺃﺭﺍﺩ ﺃﻥ ﻳﻨﺼﺢ ﻟﺬﻱ ﺳُﻠْﻄَﺎﻥِ ﻓﻼ ﻳﺒﺪﻩ ﻋﻼﻧﻴﺔ ﻭﻟﻴﺄْﺧﺬ ﺑِﻴﺪﻩ، ﻓﺈﻥ ﺳﻤﻊَ ﻣﻨﻪ ﻓﺬﺍﻙ ﻭﺇﻻ ﻛﺎﻥ ﺃﺩﻯ ﺍﻟﺬﻱ ﻋﻠﻴﻪ ﴿ ﺣﺪﻳﺚ ﺻﺤﻴﺢ ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ ﻭﺇﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻋﺎﺻﻢ ﻭﺍﻟﺤﺎﻛﻢ ﻭﺍﻟﺒﻴﻬﻘﻲ ﻭﺻﺤﺤﻪ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻈﻼﻝ ﴾

Dari Iyadh bin Ghunaim radliyallahu ‘anhu berkata, bersabda Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Barangsiapa yang ingin menasihati penguasa maka janganlah melakukannya dengan terang-terangan di hadapan umum. Akan tetapi dengan cara mengambil tangan penguasa tersebut dan menyendiri. Jika ia menerimanya maka inilah yang diharapkan, jika tidak menerimanya maka ia telah melakukan kewajibannya.” [HR. Ahmad, Ibnu Abi Ashim, Al Hakim, dan Baihaqi. Dishahihkan Al Albani dalam Adz Dzilal]

ﻋﻦ ﺃﻧﺲ ﻗﺎﻝ : ﻧﻬﺎﻥ ﻛﺒﺮﺍﺅﻧﺎ ﻣﻦ ﺃﺻﺤﺎﺏ ﻣﺤﻤﺪ، ﻗﺎﻟﻮﺍ : ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﷲ : ﻻ ﺗﺴﺒﻮﺍ ﺃﻣﺮﺍﺀَﻛﻢ ﻭﻻ ﺗﻐﺸﻮﻫﻢ ﻭﻻ ﺗﺒﻐﻀﻮﻫﻢ ﻭﺍﺗﻘﻮﺍ ﺍﷲ ﻭﺍﺻﺒﺮﻭﺍ ﻓﺈﻥ ﺍﻷﻣﺮ ﻗﺮﻳﺐ ﴿ ﺣﺪﻳﺚ ﺻﺤﻴﺢ ﺭﻭﺍﻩ ﺇﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﻋﺎﺻﻢ ﻭﺻﺤﺤﻪ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻈﻼﻝ ﴾

Dari Anas radliyallahu ‘anhu berkata, telah melarang kami para pembesar kami dari shahabat Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, mereka berkata : Bersabda Rasul Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam : “Janganlah kalian mencela pemerintah kalian dan janganlah kalian mendengki mereka, janganlah kalian membenci mereka, bertakwalah kepada Allah, bersabarlah karena urusan ini sudah dekat.” [H.R. ibnu Abi Ashim dishahihkan oleh Al Albani]

عن ابن عمر رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه و سلم السمع والطاعة على المرء المسلم فيما أحب وكره ما لم يؤمر بمعصية فإذا أمر بمعصية فلا سمع ولا طاعة

“Dari sahabat Ibnu Umar rodiallahu ‘anhu dari Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam Wajib atas setiap orang muslim untuk mendengar dan menta’ati, baik dalam hal yang ia suka atau yang ia benci, kecuali kalau ia diperintahkan dengan kemaksiatan, maka tidak boleh mendengar dan menta’ati.” [H.R. Bukhari dan Muslim]

نهها ستكون بعدي أَثَرة وأمور تنكرونها قَالوا : يا رسول الله كَيف تَأمرنا ؟ قَال : تؤدون الْحق الّذي علَيكم وتَسأَلون الله الّذي لَكم

Dari Anas bin Malik, bahwasanya Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Sesungguhnya kelak akan kalian dapati penguasa yang hanya mementingkan dirinya.” Para sahabat bertanya:”Apa yang harus kami perbuat (jika mendapati hal itu), wahai Rasulullah?” Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab:” Tunaikan kewajiban kalian kepada mereka, dan mintalah hak-hak kalian kepada Allah!” [HR: Al Bukhari dan At Tirmidzi]

Kesimpulan

Demikianlah pembaca sekalian hadits-hadits yang menunjukkan secara gambalang kepada kita tentang bagaimana metode seorang muslim dalam menyikapi dan khususnya mengkritik pemerintah. Dari hadits-hadits di atas dapat disimpulkan beberapa hal

  1. Mengkritik pemerintah tidak boleh dilakukan secara terang-terangan dimuka umum, baik melalui media massa, jalanan, maupun yang selainnya
  2. Mengkritik pemerintah hendaknya dilakukan secara private, bisa dengan bertemu langsung atau melalui media lainnya seperti surat-menyurat melalui lembaga resmi atau SMS
  3. Berita tentang munculnya pemerintahan yang buruk telah dikabarkan oleh Rasulullah sekian ratus tahun yang lalu dan beliau telah memberikan solusinya
  4. Jika kritik dan nasihat kita kepada pemerintah diterima maka itulah yang kita harapkan dan apabila tidak, maka satu-satunya solusi adalah bersabar.

Rabu, Mei 19, 2010

Bagaimana Pandangan Islam Terhadap ALIEN (Mahluk Luar Angkasa)

Kalau yang anda tanyakan keberadaan makhlukhidup yang ghaib, tentu saja makhluk hidup pasti ada di luar bumi ini. Mereka adalah malaikat, jin, syetan, bahkan ada orang-orang yang hidup di sisi Allah seperti nabi Isa ‘alaihssalam dan juga para syuhada’.

Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezki. (QS. Ali Imran: 169)

Tapi kalau kalau pertanyaannya, adakah di luar bumi ini makhluk hidup secara biologis, seperti manusia, hewan dan tumbuhan yang kita kenal, maka jawabannya belum jelas sampai hari ini.

Yang pasti sampai hari ini masih belum ada bukti, semua masih berupa teori. Para ahli masih berdebat tentang teori kehidupan secara biologis.

Bumi Planet Pilihan Allah Buat Adam

Namun rasanya bumi ini memang tempat yang paling tepat buat makhluk hidup seperti kita manusia ini. Juga buat hewan dan tumbuhan tentunya.

Bahkan di dalam Al-Quran Allah SWT telah memilih planet bumi sebagai tempat kehidupan nabi Adamdan umat manusia.

Allah berfirman, “Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan. Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan.” (QS. Al-A’raf: 24)

Kata mustaqar bermakna tempat kediaman.Sementara di alam semesta ini ada triliunan planet dan jutaan di antaranya dengan Bumi.Tetap saja sampai sekarang belum ditemukan kehidupan dari angkasa luar. Langit yang hitam kelam itu ternyata senyap.

Ayat di atas dengan sempurnanya menjelaskan bahwa sejak awal kehidupannya manusia memang diciptakan di planet ini, selama hidup juga di sini, dan akhirnya mati serta kebangkitannya juga bakal terjadi di Bumi. Tidak ada planet sesempurna bumi ini yang bisa digunakan sebagai tempat hidup makhluk seperti manusia, selama jutaan tahun. Bahkan sampai rusaknya atau kiamatnya Bumi ini. Kemudian masih diteruskan sampai datangnya hari berbangkit.

Jadi belum rasanya belum ada tanda-tanda atauisyarat ilmiyah tentang adanya kehidupan umat manusia di luar bumi, setidaknya sampai hari ini.

Kenapa Bumi Yang Dipilih?

Untuk bisa didiami oleh manusia dan makhluk hidup biologis lainnya, ternyata bumi ini memang benar-benar telahdipilih Allah SWT. Rupanya ada sekian banyak persyaratan mendasar yang tidak dimiliki oleh trilyunan planet lain. Kita tahu sekarang ini setelah kita agak sedikit melek teknologi, itu pun sebenarnya merupakan ilmu yang datang dari Allah SWT juga.

1. Punya Daratan

Ada beberapa planet besar dalam tata surya kita, seperti planet Yupiter, Saturnus dan Uranus. Tapi sayangnya ketiga planet itu tidak memiliki daratan, semuanya gas. Tentu saja tidak mungkin dihuni oleh manusia. Karena tidak ada tempat berpijak.

Di dalam Al-Quran disebutkan bahwa manusia ditempatkan oleh Allah SWT di daratan dan juga lautan.

Dialah Tuhan yang menjadikan kamu dapat berjalan di daratan dan di lautan. (QS. Yunus: 22)

2. Suhu Yang Cocok

Bumi punya sistem pemanasan dan pendingan otomatis yang sangat canggih, sehingga tidak membeku atau memanas secara ekstim, meski kerjanya keliling matahari.

Bandingkan dengan pluto yang baru saja dipecat dari keluarga planet tata suryayang suhunya yang sangat rendah, sekitar minus 328 derajat Celsius. Dengan suhu ‘sesejuk’ ini, dijamin tidak ada makhluk hidup yang bisa tinggal di planet dengan daratan seperti itu.

Atau sebaliknya, daratan di planet Mercurius. Planet ini sangat dekat dengan matahari, sehingga suhunya sangat tinggi, bisa melelehkan logam Timbal. Tentu saja, tidak adamanusia atau hewan yangakan tahan tinggal di planet ini.

Konon satu wajah dari planet ini selalu menghadap matahari dan wajah lainnya selalu membelakanginya. Di bagian yang tidak pernah disinari matahari, daratan Mercuriusmembeku.Dan yang terus menerus menghadap matahari, suhunya menjadi sangat ekstrim.

3. Bumi Punya Air dan Sistem Penjernihannya

Allah SWT menyebutkan bahwa Dia menciptakan kehidupan dariair, sebagaimana firman-nya berikut ini:

Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatumenjadi hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman? (QS. Al-Anbiya’: 30)

Allah SWT tidak hanya menurunkan air di muka Bumi, tetapi juga mempertahankan keseimbangan mekanisme yang ada di dalamnya. Dalam hal penyediaan air bersih misalnya, Bumi diberiAllah SWT mekanisme penyulingan air yang sangat mengagumkan. Tidak kurang dari 400 miliar ton air disirkulasi setiap tahunnya.

Air dari seluruh daratan Bumi mengalir ke lautan. Berkumpullah air kotor dari seluruh aktifitas makhluk hidup daratan. Di lautan itu terjadi berbagai proses biokimiawi dari ekosistem laut untuk diberisihkan kembali.

Dalam waktu yang bersamaan air samudera itu diuapkan oleh panas matahari menjadi awan. Maka terjadilah penyulingan air laut besar-besaran sepanjang tahun.

Awan itu kemudian digiring ke wilayah-wilayah yang membutuhkan air bersih di seluruh permukaan Bumi, dan turun sebagai hujan. Maha suci Allah. Sungguh besar energi yang terlibat dalam proses penyulingan dan pendistribusian ratusan miliar ton air itu.

Dan air dalam jumlah yang cukup itu sampai hari ini hanya ada di bumi, di planet lain memang ada asumsi ditemukannya air, tetapi jumlah, kandungan dan keadaannya masih menjadi perdebatan.

Sementara bumi kita ini sangat berkelimpahan dengan air. Sekitar 2/3 permukaannya ditutupi oleh air. Sebuah kondisi yang tidak terjadi pada ‘saudara-saudara’ Bumi di tata surya ini. Kalau pun di planet lain ada air, maka air di planet yang jauh dari matahari membeku, sedangkan yang dekat matahari airnya malah mendidih dan menguap.

Asal Muasal Air

Menurut para ahli di masa kini, asal muasalkeberadaan air itu sebenarnya bukan terbentuk di permukaan Bumi, melainkan datang dari luar angkasa.Air yang sedemikian banyak itu memerlukan proses ledakan raksasa yang bisa membahayakan Bumi. Reaksi Hidrogen dengan Oksigen dalam tekanan yang sangat tinggimenimbulkan energi panas yang luar biasa dahsyatnya dan menyemburkan apilalu menghasilkan H2O alias air.

Beberapa ahli berpendapat ledakan ini bukan di bumi tapidi luar angkasa. Lalu diturunkan oleh Allah SWT ke bumi dalam bentuk bongkahan-bongkahan es membeku seperti komet yang menyerbu Bumi. Dan air kiriman itu sengaja dipertahankan menetap di Bumi. Kalau kita hubungkan teori ini dengan salah satu firman Allah SWT, mungkin ada benarnya.

Dan Kami turunkan air dari langit menurut suatu ukuran, lalu Kami jadikan air itu menetap di bumi, dan sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa menghilangkannya. (QS. Al-Mu’minuun: 18)

4. Bumi Punya Atap Pelindung Buat Penghuninya

Angkasa luar itu ternyata ganas dan mematikan. Setidaknya yang kita tahu ada dua ancaman, pertama tabrakan benda angkasa (meteorit) dan kedua adalah ancaman dari sinar matahari.

Di langitternayta banyak bertebaranbendaangkasa, mulai dari yang kecil sampai yang sebesar gunung. Setiap saatbenda-benda itu melintasi suatu planet dan tertarik grafitasinya. Sehingga planet itu dihujani benda-benda itu dan menimbulkan ledakah dahsyat, bahkan tidak jarang akhirnyahancur berkeping-keping. Lihatlah wajah permukaan bulan kita yang bopeng dengan serbuan meteorit.

Sinar matahari apalagi badai matahari akan membuat semua makhluk hidup mati seketika. Di mana kita berada, kalau dekat dengan matahari selalu ada resiko kematian.

Maka diperlukan sebuah atapyang melindungi makhluk hidup dari serbuan meteorit dandan jugacahaya yang mematikan itu. Dan atap itudimiliki oleh bumi kita tercinta hasil pemberian Allah SWT. Atmosfer kita initernyata berfungsi sebagai atap yang melindungi dari cahaya maut matahari.

Lapisan Ozon di bagian atas atmosferberfungsi untuk melindungi makhluk hidup di planet ini dari serbuan sinar matahari yang mematikan yaitu sinar ultraviolet. Lapisan magnetosfernya melindungi dari pancaran gelombang elektromagnetik dari angkasa luar.Atmosfer yang setebal 1000 km ini benar-benar suatu desain atap planet yang menyelimuti bumi. Sungguh aneh dan luar biasabermanfaat buat kehidupan di dalamnya.

Maha benarlah Allah SWT ketika berfirman:

Dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara , sedang mereka berpaling dari segala tanda-tanda yang terdapat padanya. (QS. Al-Anbiya’: 32)

5. Bumi Punya Udara

Ciri khas makhluk hidup adalah bernafas. Manusia dan hewan butuh Oksigen dan tumbuhan butuh Karbondiksida. Di Bumi, keduanyatersedia dalam jumlah yang seimbang.

Atmosfer kitamengandung oksigen dalam kadar yang pas sekali. Tidak terlalu banyak, dan tidak terlalu sedikit. Jumlahnya sekitar 21% dari udara yang tersedia. Yang terbanyak adalah Nitrogen, yaitu sekitar 78 persen. Selebihnya adalah gas karbon dioksida, dan sejumlah kecil gas-gas lainnya.

Kadar oksigen ini, anehnya bertahan sekitar 21 persen sesuai dengan kebutuhan kehidupan makhluk Bumi. Jika kurang dari itu, akan menyebabkan problem pernafasan. Sebaliknya, kalau melebihi secara radikal bakal menyebabkan proses oksidasi di muka Bumi berjalan tidak terkendali. Di antaranya, tingkat kebakaran dan kekeroposan logam-logam bakal melonjak secara dramatis.

6. Bumi Punya Gunung dan Lembah

Untuk terjadinya siang dan malam, Allah SWT memutar Bumi pada porosnya seperti gasing. Kalau dihitung-hitung putaran semu buat penghuni bumi, kecepatannya mencapai 40.000km/24 jam atau sama dengan 1.666 km/jam. Lebih cepat dari pesawat jet komersial.

Dan menurut para ahli, perputaran permukaan bum itutelah menyebabkan timbulnya angin kencang di atmosfernya. Lantas kenapa itu tidak menyebabkan angin badai? Karena angin itu dihalangi dan diperlambat oleh permukaan Bumi yang tinggi rendah berbentuk gunung dan lembah.

Dalam waktu yang bersamaan juga dipengaruhi oleh perubahan tekanan udara di berbagai wilayah Bumi akibat sumbu rotasi Bumi yang miring 23, 5 derajat.

Maka sekilas kalah kita baca ayat berikut ini, kita akan sadar bahwa bumi ini memang diciptakan untuk manusia dan makhluk hidup.

Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal ia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. An Naml: 88 )

7. Bumi Mempunyai Pabrik Makanan Buat Makhluk Hidup

Allah SWT telah berfirman di dalam Al-Quran:

Dialah Yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. (QS. Al-Baqarah: 22 )

Planet Bumi ini secara sistemik bisa memproduksi dan menyediakan berbagai kebutuhan makhluk-makhluk yang ada di dalamnya. Berbagai macam tanaman dan pepohonan menghasilkan buah-buahan, sayuran, umbi-umbian, biji-bijian, dan beraneka ragam kebutuhan manusia. Darinyalah kita memperoleh sumber karbohidrat, protein dan lemak nabati.

Di sisi lain Allah menyediakan berbagai macam hewan dan binatang ternak. Mulai dari berbagai jenis ikan yang hidup di perairan dan samudera, binatang-binatang yang hidup di daratan, sampai pada beragam unggas yang beterbangan. Semuanya memberikan ragam makanan hewani.

Dan anehnya, mereka memiliki mekanisme otomatis untuk bereproduksi secara berkelanjutan. Kecuali, manusia sudah merusak tatanan keseimbangan ekosistem yang ada. Maka rusaklah mekanisme alamiah itu. Dan rusak pula sumber-sumber makanan kita.

Kesimpulan

Sementara ini kalau kita renungkan, rasanya bumi ini adalah tempat yang paling layak untuk dihuni oleh berbagai makhluk hidup, baik manusia, hewan maupun tumbuhan.

Planet lain meski banyak memiliki kemiripan, tapi tidak ada satu pun yang memenuhi kriteria layak untuk dihuni. Demikian kesimpulan para ilmuwan dan rasanya Al-Quran pun memang selalu menyebutkan bumi untuk tempat tinggal manusia.

Akan tetapi semua itu tidak lantas menutup kemungkinan adanya alien atau makhluk lain yang bisa hidup di luar sana. Tetapi sampai hari ini temuan ilmiyah dan isyarat yang ada di dalam Al-Quran belum menunjukkan tanda-tanda keberadaan alien berupa manusia atau makhluk hidup cerdas lainnya.

Mungkin di masa mendatang akan ada temuan lain, entah bagaimana bentuknya, hanya Allah saja yang Maha Tahu.

Jumat, April 09, 2010

Hitung Umur Anda Dengan Menggunakan Kalender Hijriah

Selama ini kita menghitung umur dengan menggunakan kalender MASEHI. Misalnya saya, tanggal lahir 6 Juli 1989 dan sekarang tahun 2010, berarti umur saya sekarang 2010-1989=21 tahun.

Coba kita hitung tanggal lahir kita dengan menggunakan kalender HIJRIAH. Misalnya saya, tanggal lahir 6 Juli 1989 (Masehi) dikonversi ke Hijriah menjadi 2 Dzulhijjah 1409 dan sekarang tahun 2010 atau 1431 Hijriah, berarti umur saya sekarang 1431-1409=22 tahun.

Melihat hasil perhitungan umur diatas ada perbedaan hasil antara perhitungan dengan kalender MASEHI dan HIJRIAH. Yang berarti saya lebih tua satu tahun dengan menghitung umur dengan menggunakan kalender Hijriah. Apalagi yang sekarang berumur 40 tahun keatas (masehi), bila menghitung umurnya dengan menggunakan kalender hijriah bisa selisih dua tahun lebih tua.

Gunakan sebaik-baiknya nikmat umur yang diberikan oleh Allah SWT. kepada kita. Jadilah kita sebagai sebaik-baiknya manusia seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW “Sebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannya (HR. Ahmad).

Banyak umat islam sekarang ketika diberi nikmat panjang umur oleh Allah SWT. tetapi mereka tidak berusaha mensyukuri nikmat itu dengan menjadi sebaik-baiknya manusia yaitu baik amalannya dengan meningkatkan amal ibadahnya kepada Allah SWT. Mereka malah melakukan tradisi orang diluar Islam yaitu MENIUP LILIN, merayakannya dengan berfoya-foya.

Maka tidak heran t-shirt anak muda sekarang ada yang bertuliskan “Muda Foya-Foya, Tua Kaya Raya, Mati Masuk Sorga”, bukan hanya t-shirt tapi banyak sticker yang tertempel di sepeda motor anak muda sekarang yang bertuliskan seperti itu. Kalimat yang sangat tidak mendidik, bagaimana mungkin ketika masa muda berfoya-foya pada masa tuanya nanti akan kaya-raya dan berharap juga mati masuk sorga. Mimpi Kali’…

Semoga kita termasuk sebaik-baiknya manusia yaitu orang-orang yang diberi nikmat umur panjang dan kita gunakan umur yang panjang itu untuk senantiasa baik amalannya dengan meningkatkan amal ibadahnya kepada Allah SWT. Amin.

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku” (Qs. Adz-dzariat:56)

Wallahu a’lam bishshawab

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | LunarPages Coupon Code